Teknologi Smart Building Jadi Tulang Punggung Operasional Mega Event TEI 2026 di ICE BSD

Teknologi Smart Building Jadi Tulang Punggung Operasional Mega Event TEI 2026 di ICE BSD

Menyelenggarakan pameran skala besar bukan hanya soal luas ruangan. Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 akan menghadirkan lebih dari 45 ribu pengunjung dan pembeli internasional dari 151 negara, dan untuk menjaga kelancaran operasionalnya, teknologi smart building dan manajemen infrastruktur digital menjadi fondasi utama.

Venue pameran ICE BSD City yang mencakup 50.000 meter persegi telah menerapkan sistem teknologi ramah lingkungan secara menyeluruh. Pencahayaan LED cerdas 100 persen, pemanfaatan cahaya alami, dan sistem daur ulang air otomatis berhasil menekan penggunaan daya secara signifikan dan mengurangi emisi karbon hingga 6.567 ton CO₂ selama pelaksanaan acara.

Penerapan Sustainability Event Guidelines memastikan setiap aspek limbah dan konsumsi energi selama lima hari pameran dapat dipantau dengan terukur. Langkah ini sejalan dengan standar internasional untuk penyelenggaraan event yang berkelanjutan.

Tantangan utama mega event internasional terletak pada pengelolaan aliran pengunjung dan koordinasi fasilitas pendukung. Sistem terpadu memungkinkan koordinasi lintas departemen berjalan cepat, mulai dari self-service valet parking, stasiun pengisian daya kendaraan listrik, hingga pengawasan keselamatan kerja yang terintegrasi.

Menurut General Manager ICE BSD City Siti Karmila, “Bagi kami, event dengan skala seperti ini menunjukkan bahwa sebuah venue harus mampu memberikan lebih dari sekadar kapasitas ruang. Kesiapan operasional, fleksibilitas, kualitas layanan, dan kenyamanan pengunjung menjadi bagian penting untuk mendukung keberhasilan penyelenggaraan.” Pergeseran ini menunjukkan bahwa venue modern kini bukan sekadar penyedia ruang, melainkan penyedia ekosistem operasional berbasis teknologi yang adaptif.

Transformasi ini mencerminkan bahwa daya saing industri pameran dan konvensi global kini sangat ditentukan oleh seberapa baik integrasi teknologi digital dan praktik berkelanjutan dapat diterapkan dalam operasional berskala besar.

Sumber: Detik Inet

Rekomendasi

Scroll to Top