
Bigetron by Vitality berhasil mengalahkan Alter Ego dengan skor 3-2 dalam pertandingan babak lower bracket playoff Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia (MPL ID) Season 18. Pertandingan yang berlangsung di Jatim Expo, Surabaya, pada Jumat lalu menjadi langkah penting bagi BTR untuk memastikan tiket menuju grand final sekaligus mengamankan posisi di M8.
Laga ini sangat diinginkan Bigetron karena mereka belum pernah menang melawan Alter Ego di babak regular season sebelumnya. Pemain BTR, Marcel Juan “Moreno” Sinulingga, menjelaskan intensitas pertandingan: “Memang intens banget dan crowd-nya juga ramai banget jadi panas banget lah match lawan Alter Ego ini, apalagi kita juga belum pernah menang lawan mereka di regular season.”
Pertandingan berlangsung dalam format best of five yang penuh drama. Alter Ego memulai dengan baik melalui Arifudin “Dingarai” Putra menggunakan hero Freya, namun Bigetron menyamakan kedudukan di gim kedua berkat penampilan solid Dylont “Shogun” Huraihira. Bigetron kemudian mengambil keunggulan 2-1 ketika Syauki “Nino” Fauzan Sumarno tampil agresif dengan Phoveus.
Alter Ego tidak berputus asa dan memaksa gim kelima melalui kemenangan di gim keempat. Pada pertandingan penentu, Bigetron menampilkan permainan lebih stabil dengan Muhammad “Finn” Hikmatullah sebagai pemain kunci. Penggunaan Gloo Finn berhasil mengganggu ritme Alter Ego, yang mengantarkan dirinya meraih penghargaan player of the match.
Moreno mengungkapkan kesuksesan ini hasil dari pembelajaran setelah pertandingan sebelumnya melawan Team Liquid. Menurutnya, BTR kini lebih fokus mengandalkan kekuatan timnya sendiri dalam memilih strategi dan komposisi hero yang tepat. Keputusan untuk tetap setia pada kekuatan inti terbuktian efektif membawa Bigetron melangkah lebih jauh di playoff musim ini.
Sumber: Antara News
Rekomendasi

Batik Banyuwangi Bukan Cuma Warisan, Tapi Mesin Penghasil Ekonomi Baru

Empat Lembaga Negara Miliki Teknologi Spyware Canggih, Tapi Pengawasan Masih Lemah

Rekrutmen Hacker Muda Korea Utara: Gaji Menggiurkan tapi Kerja Brutal hingga 10 Jam Sehari

