
Bank Sumut merayakan ulang tahun ke-65 dengan pencapaian pertumbuhan aset signifikan. Pada tahun buku 2025, total aset bank milik pemerintah daerah ini mencapai Rp48,3 triliun, naik sekitar 6,38 persen atau Rp2,9 triliun dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp45,4 triliun.
Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan dana pihak ketiga (uang yang disimpan nasabah) sebesar Rp2,7 triliun atau 7,54 persen. Sementara itu, portofolio kredit dan pembiayaan Bank Sumut tumbuh menjadi Rp32,09 triliun, meningkat Rp102 miliar dari Rp31,9 triliun tahun sebelumnya.
Dalam acara peringatan HUT di Medan, Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah menekankan pentingnya kepercayaan dalam industri perbankan. Dia mengatakan: “Kepercayaan ini harus dijaga melalui integritas, profesionalisme, konsistensi kinerja, serta kemampuan perusahaan menghadirkan pelayanan semakin baik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.”
Bank Sumut didirikan pada 4 November 1961 dan kemudian menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan modal dasar Rp100 juta. Saham bank dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan seluruh pemerintah kabupaten/kota di wilayah tersebut.
Menurut Heru, 65 tahun perjalanan Bank Sumut adalah hasil dari dedikasi dan loyalitas seluruh insan perusahaan dalam mempertahankan kepercayaan masyarakat. Bank terus berfokus pada akselerasi transformasi digital dan pengembangan bisnis untuk tumbuh bersama komunitas lokal Sumatera Utara.
Sumber: Antara News
Rekomendasi

Batik Banyuwangi Bukan Cuma Warisan, Tapi Mesin Penghasil Ekonomi Baru

Empat Lembaga Negara Miliki Teknologi Spyware Canggih, Tapi Pengawasan Masih Lemah

Rekrutmen Hacker Muda Korea Utara: Gaji Menggiurkan tapi Kerja Brutal hingga 10 Jam Sehari

