
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria memperingatkan bahwa ketergantungan anak-anak terhadap kecerdasan buatan (AI) membawa sejumlah risiko yang perlu diwaspadai. Pesan ini menjadi penting mengingat semakin banyaknya teknologi AI yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari anak.
Menurut Patria, orang tua memiliki tanggung jawab besar untuk mendampingi anak-anak mereka dalam menggunakan teknologi AI agar perkembangan mereka tetap sehat. Pendampingan aktif ini dirancang untuk memastikan anak tumbuh cerdas sambil tetap aman dalam menghadapi dunia digital.
Risiko yang dimaksud mencakup berbagai aspek, mulai dari kesehatan mental hingga pola belajar anak yang bisa terganggu jika mereka terlalu bergantung pada AI. Tanpa bimbingan yang tepat, anak-anak mungkin mengalami kesulitan dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas mereka.
Peran pengawasan orang tua dalam konteks ini bukan sekadar membatasi penggunaan, tetapi lebih kepada mendidik anak untuk menggunakan teknologi secara bijaksana. Dengan demikian, anak-anak dapat memanfaatkan manfaat AI tanpa jatuh ke dalam jebakan ketergantungan yang merugikan.
Sumber: Detik Inet
Rekomendasi

Pemerintah Diminta Segera Tetapkan Panduan UMP 2027, Masih Pakai Acuan PP 49/2025

PSM Makassar Mulai ILeague Cup dengan Kemenangan, Pelatih Optimis Lolos Fase Grup

Vivo Siapkan Dua Flagship Kamera Canggih untuk 2027, Intip Spesifikasinya

