
Pegadaian pulang dengan tangan penuh dari ajang Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026. Perusahaan pelat merah ini berhasil menyabet empat penghargaan sekaligus, menyapu bersih seluruh kategori penilaian di Sektor Inklusi Keuangan dalam acara yang digelar di Jakarta pada Kamis (17/9).
Keempat penghargaan yang diraih mencakup kategori ESG secara keseluruhan, Pilar Lingkungan, Pilar Sosial, dan Pilar Tata Kelola—semuanya dalam sektor yang sama. ESG sendiri adalah singkatan dari Environmental, Social, and Governance, yakni tiga tolok ukur yang dipakai untuk menilai seberapa bertanggung jawab sebuah perusahaan terhadap lingkungan, masyarakat, dan tata kelolanya.
Pencapaian ini bukan tiba-tiba datang begitu saja. Data dari Dashboard KESGI menunjukkan skor ESG Pegadaian terus naik secara konsisten selama lima tahun terakhir, dari 2021 hingga 2025, dan selalu berada di atas rata-rata perusahaan lain di Sektor Inklusi Keuangan. Lonjakan paling mencolok bahkan terjadi dalam dua tahun terakhir.
Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Jaringan dan Operasi Pegadaian, Eka Pebriansyah, yang hadir dalam rangkaian acara Katadata Sustainability Action for the Future Economy (SAFE) 2026. Ia juga tampil sebagai pembicara dalam sesi bertema peran kepemimpinan bisnis untuk menciptakan dampak berkelanjutan.
“Empat penghargaan ini menjadi apresiasi atas kerja bersama seluruh Insan Pegadaian. Capaian ini menunjukkan bahwa upaya yang kami bangun secara konsisten mulai memberikan hasil. Bagi kami, ESG harus semakin melekat dalam cara Pegadaian menjalankan bisnis, melayani masyarakat, mengelola dampak lingkungan, serta menjaga tata kelola perusahaan,” ujar Eka.
KESGI merupakan program penilaian independen dari Katadata Green yang mengukur kinerja ESG perusahaan-perusahaan di Indonesia secara sektoral, sehingga perbandingannya lebih adil dan relevan sesuai karakteristik masing-masing industri. Bagi Pegadaian, penghargaan ini menjadi pemacu untuk terus menjadikan prinsip keberlanjutan sebagai bagian tak terpisahkan dari cara mereka berbisnis dan melayani masyarakat.
Sumber: Antara News




