
Kota Padang baru saja mendapat kepercayaan menjadi nominasi Indonesia untuk UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027 di bidang gastronomi. Penetapan ini dilakukan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI, dengan Wali Kota Padang Fadly Amran secara langsung menerima dokumen resmi dari Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.
UNESCO Creative Cities Network adalah jaringan kota-kota kreatif yang didirikan UNESCO sejak 2004 untuk memfasilitasi kerja sama internasional antarkota dengan menggunakan kreativitas sebagai motor penggerak pembangunan kota yang berkelanjutan. Padang akan mewakili Indonesia bersama Kabupaten Bantul, yang mengikuti nominasi di kategori kerajinan dan seni rakyat.
Menteri Teuku Riefky Harsya menyampaikan, “Penetapan nominasi ini membuka peluang bagi Kota Padang memperkenalkan kekayaan kuliner dan tradisi ke tingkat internasional serta memperkuat ekonomi kreatif dalam pembangunan kota berkelanjutan.” Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing kuliner Padang di panggung global.
Wali Kota Padang Fadly Amran menganggap nominasi ini sebagai wujud komitmen pemerintah kota untuk mengembangkan gastronomi sebagai kekuatan ekonomi. Menurutnya, kuliner sudah menjadi identitas kota, dan potensi ini terus digali untuk bersaing di level yang lebih tinggi, bahkan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
Kekuatan gastronomi Padang tidak hanya terletak pada ragam menu kulinernya, melainkan juga pada ketahanan pasar tradisional yang tetap menjadi jantung aktivitas ekonomi masyarakat lokal. Pemerintah kota telah merencanakan serangkaian program untuk memperkuat ekosistem gastronomi, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga pengembangan sistem industri makanan yang lebih modern dan terstruktur.
Sumber: Antara News
Rekomendasi

Bigetron Raih Tiket Lanjut di MPL S18 Usai Tundukkan EVOS 3-2 dalam Drama Playoff

LIMS, Sistem Penyadapan Legal yang Disalahgunakan dalam Kasus Presiden Prabowo

SAFEnet Buka Pintu Pengaduan untuk Prabowo dan Listyo Terkait Kasus Penyadapan

