
Indonesia kembali dilanda insiden jatuhnya puing roket luar angkasa. Kali ini, serpihan besar dari roket pembawa satelit Zhuque 2E milik China ditemukan di perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, pada 18 Oktober 2026. Penemuan ini bukan yang pertama—negara kita sudah mengalami kejadian serupa berkali-kali dalam lima tahun terakhir.
Berdasarkan konfirmasi dari Bandara H Asan Sampit yang berkoordinasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), puing tersebut terbukti berasal dari roket China Zhuque 2E yang jatuh sekitar pukul 17.36 WIB. Temuan ini mencatat peristiwa terbaru dalam rangkaian insiden serupa yang telah terjadi di wilayah Indonesia.
Sebelumnya, pada Januari 2021, bagian pelindung muatan (payload fairing) dari roket Long March/Chang Zheng-8 (CZ-8) ditemukan di pantai selatan Kalimantan Tengah. Thomas Djamaluddin, peneliti Astronomi dan Astrofisika dari BRIN, menjelaskan bahwa “Objek sampah antariksa yang ditemukan di pantai selatan Kalimantan Tengah pada 4 Januari 2021 adalah bagian payload fairing (pelindung muatan) roket Long March/CZ-8 yang diluncurkan pada 22 Desember 2020.” Komponen itu terbuat dari plastik yang diperkuat sehingga dapat terapung di laut.
Tahun 2022, kejadian serupa terulang di Sanggau, Kalimantan Barat. Peneliti bidang astronomi dari BRIN, Rhorom Priyatikanto, memastikan benda tersebut adalah bagian dari roket Long March 5B milik China. Puing itu sempat menjadi viral saat tampak bercahaya di langit Lampung sebelum akhirnya jatuh.
Pada April 2026, objek terang yang meluncur dan terpecah di langit Banten dan Lampung kembali menghebohkan warga. Thomas Djamaluddin mengidentifikasi benda itu sebagai sampah antariksa dari sisa roket China CZ-3B yang meluncur dari arah India menuju Samudra Hindia. Frekuensi peristiwa ini menunjukkan tantangan nyata yang dihadapi Indonesia terkait sampah antariksa dari peluncuran satelit internasional.
Sumber: Detik.com
Rekomendasi

Pemerintah Diminta Segera Tetapkan Panduan UMP 2027, Masih Pakai Acuan PP 49/2025

PSM Makassar Mulai ILeague Cup dengan Kemenangan, Pelatih Optimis Lolos Fase Grup

Vivo Siapkan Dua Flagship Kamera Canggih untuk 2027, Intip Spesifikasinya

