Satu-satunya di Indonesia, Kaltim Gratiskan Biaya Administrasi Rp10 Juta untuk Rumah Subsidi

Satu-satunya di Indonesia, Kaltim Gratiskan Biaya Administrasi Rp10 Juta untuk Rumah Subsidi

Kalimantan Timur menjadi provinsi pertama dan satu-satunya di Indonesia yang berani menanggung biaya administrasi perumahan bersubsidi. Besarannya tidak kecil: Rp10 juta per unit, diberikan khusus bagi warga lokal yang belum punya rumah.

Kebijakan bernama Gratis Biaya Administrasi (GBA) ini merupakan bentuk dukungan Pemprov Kaltim terhadap Program 3 Juta Rumah yang digagas pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto. Program ini dikelola Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), dan Kaltim mendapat jatah 10.000 unit rumah bersubsidi.

“Pemprov Kaltim sangat mendukung program nasional pembangunan rumah bersubsidi ini. Kemudahan GBA Rp10 juta per unit ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat,” kata Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud saat memimpin rapat koordinasi di Samarinda.

Rudy menargetkan minimal 2.000 unit rumah bisa terealisasi melalui skema KUR perumahan dan KPR subsidi, dengan harapan angka itu terus naik hingga menyentuh 7.000 sampai 10.000 unit. Ia juga mengajak pemerintah daerah, pengembang, dan perbankan—terutama Bankaltimtara—untuk bergerak bersama mengisi kuota yang tersedia.

Di sisi lain, program bedah rumah dari Balai PKP Kalimantan II baru menyentuh 379 unit dari target 3.741. Kepala Balai PKP Kalimantan II Mustofa Otfan mengakui adanya hambatan. “Kemarin masih ada transisi peraturan, sehingga realisasi kami agak lambat. Ke depan akan lebih kami tingkatkan,” ujarnya.

Gubernur Rudy juga mengingatkan para pengembang agar memilih lokasi pembangunan yang jauh dari area tambang batu bara. Menurutnya, debu tambang berdampak serius bagi kesehatan warga, termasuk risiko penyakit jantung dan TBC. Peringatan ini sekaligus mencerminkan bahwa program perumahan rakyat di Kaltim tidak hanya soal jumlah unit, tapi juga kualitas lingkungan tempat tinggal.

Sumber: Antara News

Rekomendasi

Scroll to Top