
Organisasi IEEE Standards Association baru saja memperkenalkan program sertifikasi bernama Responsible AI for Children (RAIC) yang dirancang untuk memastikan produk AI didesain dengan aman untuk pengguna muda. Sertifikasi ini menjadi respons terhadap meningkatnya penggunaan teknologi berbasis kecerdasan buatan oleh anak-anak di berbagai aspek kehidupan mereka.
Program sertifikasi RAIC bekerja dengan melibatkan jaringan laboratorium pengujian independen di seluruh dunia untuk mengevaluasi produk AI seperti mainan pintar, aplikasi pembelajaran, dan platform bimbingan belajar. Setiap produk yang ingin tersertifikasi harus melalui pengujian ketat dan diverifikasi untuk memenuhi standar keselamatan serta pertimbangan etika dalam desainnya.
Menurut Mary Ellen Randall, Presiden dan CEO IEEE tahun 2026, “Karena AI menjadi bagian dari kehidupan anak-anak setiap hari, tanggung jawab kita sebagai pemimpin teknologi juga semakin besar. Kita harus memastikan bahwa sistem AI yang dikembangkan untuk anak-anak mengutamakan pengalaman yang aman dan mendukung.” Sertifikasi ini memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan yang dapat membuktikan komitmen mereka terhadap kesejahteraan anak.
Produk pertama yang meraih sertifikasi RAIC adalah d-AI-logue, sebuah platform pendidikan berbasis AI dari National Centre for Scientific Research (NCSR) Demokritos di Yunani. Platform ini menggunakan metode dialog Sokratik—pendekatan pengajaran berbasis pertanyaan terpandu—untuk membantu siswa mengevaluasi informasi secara mandiri.
Dr. Georgios Petasis, Peneliti dan Koordinator d-AI-logue di NCSR Demokritos, menyatakan bahwa “Kami berusaha mendapatkan sertifikasi IEEE CertifAIEd Responsible AI for Children karena validasi independen sangat penting dalam pengembangan sistem AI yang ditujukan bagi anak-anak.” Sertifikasi ini memberikan jaminan kepada pendidik, sekolah, dan orang tua bahwa produk telah melewati evaluasi ketat.
Program RAIC didasarkan pada dua standar IEEE yang sudah ada—IEEE 2089, yang menetapkan persyaratan layanan digital sesuai usia pengguna, dan IEEE 7000, yang memberikan panduan untuk desain sistem yang etis. Dengan standarisasi global ini, organisasi di berbagai negara dapat mengembangkan produk digital yang lebih terpercaya sambil memberikan perlindungan maksimal kepada pengguna anak-anak dari potensi risiko online.
Sumber: Antara News
Rekomendasi

Pemerintah Diminta Segera Tetapkan Panduan UMP 2027, Masih Pakai Acuan PP 49/2025

PSM Makassar Mulai ILeague Cup dengan Kemenangan, Pelatih Optimis Lolos Fase Grup

Vivo Siapkan Dua Flagship Kamera Canggih untuk 2027, Intip Spesifikasinya

