Elon Musk, Jensen Huang, hingga Bos Microsoft Raih Penghargaan Sains Tertinggi AS dari Trump

Elon Musk, Jensen Huang, hingga Bos Microsoft Raih Penghargaan Sains Tertinggi AS dari Trump

Enam pemimpin perusahaan teknologi kelas dunia baru saja menerima penghargaan bergengsi dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam sebuah acara yang diberi nama Golden Age of America Innovation. Penghargaan ini merupakan medal kehormatan tertinggi di bidang sains dan teknologi yang bisa diberikan pemerintah AS kepada warga sipil.

Empat nama menerima National Medal of Science, yakni CEO SpaceX Elon Musk, CEO Nvidia Jensen Huang, CEO AMD Lisa Su, dan salah satu pendiri Google Sergey Brin. Sementara CEO Dell Technologies Michael Dell dan CEO Microsoft Satya Nadella mendapat National Medal of Technology and Innovation, penghargaan di jalur yang sedikit berbeda namun setara bergengsinya.

Trump menegaskan makna acara ini dalam pidatonya. “Hari ini kita menghormati enam tokoh nasional yang membantu merintis masa depan Amerika dengan menganugerahi mereka National Medal of Science dan National Medal of Technology and Innovation,” ujarnya.

Acara penghargaan ini berlangsung tak lama setelah Trump menggelar makan siang di Gedung Putih yang membahas topik kecerdasan buatan — teknologi komputer yang mampu berpikir dan belajar menyerupai manusia. Sejumlah penerima penghargaan turut hadir dalam pertemuan makan siang tersebut.

Yang menarik perhatian publik, seluruh penerima penghargaan tercatat punya hubungan finansial dengan Trump maupun Partai Republik. Musk menjadi penyumbang dana terbesar dengan kontribusi lebih dari 290 juta dolar AS saat pemilu 2024, sekaligus terlibat aktif dalam program efisiensi pemerintah yang dikenal sebagai DOGE. Huang menyumbang untuk renovasi ballroom Gedung Putih, sementara Nvidia sebelumnya menggelontorkan 1 juta dolar AS untuk upacara pelantikan Trump.

Brin menyumbangkan ratusan ribu dolar kepada Komite Nasional Partai Republik pada 2025, sedangkan Dell bersama istrinya berkomitmen menyediakan dana awal 6,25 miliar dolar AS untuk program tabungan anak-anak yang digagas Trump. Di sisi lain, Trump sendiri dilaporkan aktif bertransaksi saham di perusahaan-perusahaan milik para penerima penghargaan ini hingga pertengahan tahun lalu.

Rangkaian fakta ini memunculkan pertanyaan publik soal batas antara apresiasi atas kontribusi ilmu pengetahuan dan kedekatan politik, sebuah perdebatan yang tampaknya masih akan terus bergulir seiring semakin eratnya hubungan antara Gedung Putih dan raksasa-raksasa teknologi Silicon Valley.

Sumber: Detik Inet

Rekomendasi

Scroll to Top