
Kawasan industri selama ini kerap diidentikkan dengan deretan pabrik dan aliran investasi besar. Namun Panitia Kerja (Panja) RUU Kawasan Industri Komisi VII DPR RI kini mendorong agar kawasan industri bertransformasi menjadi ekosistem bisnis yang benar-benar menggerakkan ekonomi masyarakat sekitarnya, termasuk pelaku usaha kecil dan menengah.
Hal ini disampaikan anggota Panja, Hendry Munief, saat kunjungan kerja ke Karawang, Jawa Barat, Senin (5/10). Menurutnya, manfaat keberadaan industri tidak boleh berhenti di dalam pagar kawasan saja, melainkan harus menyebar ke masyarakat luas melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan kemitraan dengan IKM serta UMKM.
“Ekosistem industri tidak akan lengkap jika masyarakat sekitar hanya menjadi penonton. Karena itu, keterlibatan tenaga kerja lokal, mitra, suplier, IKM dan UMKM perlu diperkuat melalui pengembangan keterampilan, kemitraan dan keterhubungan dengan rantai pasok industri tersebut,” ujar Hendry.
Panja juga menyoroti pentingnya standar layanan infrastruktur yang jelas di kawasan industri, mulai dari listrik, air, gas, pengolahan limbah, hingga konektivitas logistik. Standar yang terukur dinilai penting untuk menjaga produktivitas sekaligus memberikan kepastian bagi para investor dan pelaku usaha.
Selain itu, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) — yakni kewajiban perusahaan untuk berkontribusi pada masyarakat dan lingkungan sekitar — didorong agar lebih berorientasi pada pemberdayaan nyata. Hendry menegaskan programnya harus mencakup pelatihan, pendampingan usaha, sertifikasi produk, hingga membuka akses UMKM ke rantai pasok industri. “Jangan hanya memberi ikan, tetapi berikan pancing,” kata dia.
Dengan pendekatan baru ini, keberhasilan sebuah kawasan industri tidak lagi hanya diukur dari nilai investasi atau jumlah perusahaan yang beroperasi, tetapi juga dari seberapa besar dampaknya terhadap pertumbuhan UMKM dan kesejahteraan warga di sekitarnya. Regulasi yang sedang dirumuskan dalam RUU Kawasan Industri diharapkan bisa menjadi landasan hukum yang menjawab kebutuhan tersebut secara menyeluruh.
Sumber: Antara News




