
Proyek LRT City yang hingga kini belum rampung mendapat perhatian serius dari Komisi VI DPR RI. Wakil Ketua Komisi VI, Andre Rosiade, menegaskan pentingnya ada target penyelesaian yang jelas agar konsumen tidak terus-menerus berada dalam ketidakpastian.
Dorongan ini datang setelah Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mendorong Komisi VI untuk berkoordinasi lebih intens dengan Danantara dan PT Adhi Karya dalam menuntaskan proyek tersebut. Danantara sendiri adalah lembaga investasi milik negara yang kini ikut terlibat dalam penyelesaian proyek ini.
Andre Rosiade menyebut bahwa akhir tahun 2026 menjadi target yang harus dikejar. Kepastian waktu ini dinilai penting, khususnya bagi para konsumen yang sudah lebih dulu membeli unit di proyek LRT City namun belum bisa menikmati hunian mereka.
Proyek LRT City merupakan kawasan hunian yang dikembangkan terintegrasi dengan jalur kereta ringan atau LRT. Keterlambatan penyelesaiannya berdampak langsung pada ribuan konsumen yang sudah terlanjur berinvestasi di sana. Komisi VI DPR berharap koordinasi antara pihak swasta, BUMN, dan lembaga investasi negara bisa mempercepat proses ini secara nyata.
Sumber: Detik.com




