
Jutaan warga Indonesia perlu mulai bersiap menghadapi musim penghujan. BMKG telah merilis peta prakiraan awal sekaligus puncak musim hujan untuk periode 2026/2027, memberikan gambaran kapan dan di mana hujan lebat akan mulai mengguyur berbagai penjuru nusantara.
Berdasarkan data yang diunggah BMKG pada Jumat, 2 Oktober 2026, musim hujan akan datang secara bertahap. Sekitar 24,66% wilayah Indonesia diprediksi sudah masuk musim hujan pada November, mencakup sebagian Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, NTB, NTT, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat bagian utara, dan sebagian Papua Selatan.
Sebulan kemudian, giliran sekitar 17,31% wilayah lainnya menyusul masuk musim hujan di bulan Desember. Wilayah yang terdampak antara lain sebagian Lampung, sebagian besar Jawa, Bali, NTB, NTT, Sulawesi, sebagian Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Maluku, serta Papua Selatan bagian selatan.
Soal puncak musim hujan, BMKG memperkirakan intensitas hujan tertinggi akan berlangsung dalam tiga bulan berturut-turut. Desember 2026 menjadi bulan dengan cakupan puncak hujan terluas, yakni sekitar 36,94% wilayah Indonesia, terutama di sebagian besar Sumatera dan Kalimantan.
Pada Januari 2027, puncak musim hujan merata di sekitar 25,68% wilayah, termasuk sebagian Jawa, Bali, NTB, NTT, berbagai bagian Kalimantan dan Sulawesi, hingga sebagian Pulau Papua. Kemudian Februari 2027 menjadi giliran sekitar 16,79% wilayah, terutama sebagian besar Jawa, Bali, NTT, dan sebagian besar Pulau Papua.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan informasi prakiraan cuaca ini dan mulai mempersiapkan diri sejak dini, baik dari sisi tempat tinggal maupun aktivitas sehari-hari, guna meminimalkan risiko yang bisa ditimbulkan oleh curah hujan tinggi.
Sumber: Detik.com
Rekomendasi

Komdigi Sebut Konten Banjir Aceh Tetap Dapat Diakses Publik

Makau Bukan Hanya Kasino: Destinasi Wisata Sejarah dan Kuliner Halal Menunggu di Ruins of St Paul’s

Kelompok Advokasi Desak Polri Selidiki Dugaan Pemalsuan Dokumen Pendidikan Gibran

