
Harapan Indonesia untuk mendapatkan medali dari cabang esports Identity V di Asian Games 2026 harus kandas. Timnas Identity V Indonesia tidak berhasil naik podium setelah menelan serangkaian kekalahan di ajang tersebut.
Identity V sendiri adalah sebuah game mobile bergenre asimetris — artinya satu pemain berperan sebagai pemburu, sementara pemain lainnya berusaha kabur — yang cukup populer di kalangan komunitas esports Asia. Cabang esports memang sudah resmi dipertandingkan di Asian Games sejak beberapa edisi terakhir.
Kekalahan beruntun yang dialami skuad Indonesia membuat mereka tersingkir tanpa sempat mempersembahkan satu medali pun, baik emas, perak, maupun perunggu. Hasil ini tentu menjadi catatan evaluasi bagi para pemain dan tim pelatih ke depannya.
Meski kali ini gagal, keikutsertaan Indonesia di cabang esports Asian Games tetap menunjukkan bahwa ekosistem gaming kompetitif Tanah Air terus berkembang dan mendapat pengakuan di level internasional.
Sumber: Detik Inet
Rekomendasi

PEVS 2026 Catat 35 Ribu Pengunjung, Minat Publik Terhadap Kendaraan Listrik Terus Meningkat

Adopsi AI Justru Bikin Perusahaan Asia-Pasifik Tertinggal dalam Modernisasi IT

Industri Kakao Olahan Indonesia Tumbuh, Kemenperin Manfaatkan Perjanjian Perdagangan untuk Perluas Ekspor

