Pemerintah Rancang Formula Tarif Ojek Makanan dan Barang, Bukan Harga Tetap

Pemerintah Rancang Formula Tarif Ojek Makanan dan Barang, Bukan Harga Tetap

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sedang menyelesaikan aturan tentang cara menentukan tarif untuk layanan pengiriman barang dan makanan menggunakan motor. Berbeda dari ekspektasi, pemerintah tidak akan langsung menentukan harganya, melainkan membuat rumus panduan yang bisa diikuti oleh platform pengiriman dalam menetapkan tarif mereka.

Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria menjelaskan bahwa pengiriman barang dan makanan memiliki karakteristik berbeda dari pengiriman penumpang. Risiko yang dihadapi pengemudi saat membawa paket atau pesanan makanan tidak sama dengan saat mengangkut orang, begitu juga dengan biaya operasional yang dikeluarkan.

“Pemerintah tidak akan menetapkan tarif secara langsung, melainkan menyusun formula yang menjadi pedoman bagi platform dalam menentukan tarif layanan pengantaran barang dan makanan,” ujar Nezar. Karena perbedaan ini, sistem tarif pengiriman barang nantinya juga tidak akan menggunakan pola batas atas dan batas bawah seperti layanan transportasi penumpang.

Komdigi saat ini sedang menganalisis berbagai elemen pembentuk tarif, mulai dari struktur biaya perjalanan, jenis-jenis layanan, hingga algoritma yang dipakai setiap platform dalam menghitung harga. Tim pemerintah juga telah berdiskusi dengan pemain utama industri, termasuk asosiasi pengemudi ojol, perusahaan platform, dan kementerian terkait lainnya.

Pemerintah berusaha menemukan keseimbangan yang sulit antara tiga kepentingan: meningkatkan penghasilan pengemudi dengan memberikan perlindungan terhadap risiko mereka, menjaga harga tetap terjangkau bagi konsumen, dan memastikan platform dapat beroperasi secara berkelanjutan. “Jangan sampai kemudian kita memenangkan satu sisi, tetapi pada akhirnya harganya terlalu mahal sehingga konsumen mengeluh. Akibatnya, jumlah pesanan menjadi lebih sedikit. Kalau pesanan menjadi lebih sedikit, penghasilan pengemudi juga menjadi lebih sedikit,” kata Nezar.

Target pemerintah adalah menyelesaikan dan menerbitkan peraturan menteri tentang pedoman tarif pengiriman barang dan makanan sebelum akhir Desember 2026. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pengiriman yang lebih adil bagi semua pihak yang terlibat.

Sumber: Antara News

Rekomendasi

Scroll to Top